Bukan Luna Maya di Rumah Raffi Ahmad

Ghiboo.com - Manajer Luna Maya bernama Vita mengklarifikasi inisial artis L yang disebut-sebut berada di rumah Raffi Ahmad saat penggrebekan oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bukanlah Luna Maya.

"Enggak, itu tidak benar kalau Luna Maya terlibat, karena dia (Luna) tadi malam MC di acara PL Fair (acara SMA Pangudi Luhur)," kata Vita kepada Ghiboo melalui sambungan telepon, Minggu (27/1) siang.

Petugas BNN menggrebek kediaman presenter Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu pagi ini.

Dari penggrebekan itu, petugas BNN menemukan dua linting ganja dan pil MDMA -- sejenis ekstasi yang dicampur minuman soda.

Menurut Deputi Penindakan BNN, Benny Mamoto, pihaknya telah menciduk 17 orang yang ada di rumah Raffi, termasuk sang empunya rumah.

Dari keterangan Benny, empat dari 17 orang yang dibawa ke kantor BNN adalah selebriti.

Namun Vita, menegaskan kalau Luna Maya pagi tadi tidak berada di rumah Raffi Ahmad, seorang kawannya.

"Tadi pagi Luna latihan pilates, dan sekarang dia lagi meeting bersama klien hardware (bisnis fashion Luna). Jadi, pemberitaan itu sama sekali tidak benar," tegas Vita.

Sebelumnya pembantu rumah tangga Raffi Ahmad kepada wartawan menyebut artis yang berada di rumah, "Ada Mas Irwansyah sama Mba Zaskia Sungkar, Wanda Hamidah, Mas Rajiv, temannya Mas Rafi, dan satu lagi yang kaya bule."

Saat ini 17 orang yang berada di lokasi penggrebekan sedang dalam proses pemeriksaan di kantor BNN di Cawang, Jakarta Timur.

Berikut ini para artis yang sempat terjerat kasus narkotik:


BACA JUGA:

Luna Maya diamankan BNN?
Raffi Ahmad dan Wanda Hamidah belum dinyatakan positif konsumsi narkotik
BNN: Lima orang dinyatakan positif konsumsi narkotik
Pasangan seleb yang ikut tertangkap dalam penggerebekan
Saat digelandang, Raffi Ahmad cs tak dalam keadaan teler
Ternyata BNN incar pria berinisial MR di kediaman Raffi Ahmad
Satu dari 17 orang yang diciduk adalah pengedar narkotik
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Terkini