Belum Ada Tersangka Hambalang Minggu Ini

Jakarta (ANTARA) - Perkiraan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang dapat dilakukan minggu ini oleh KPK ternyata meleset karena lembaga antikorupsi tidak melakukan gelar perkara hingga minggu berikutnya.

"Penetapan tersangka belum, kita tidak ada gelar perkara minggu ini," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Kamis.

Ia pun belum dapat memastikan apakah akan ada gelar perkara kasus dugaan korupsi proyek Hambalang minggu depan.

"(Kasus) Hambalang masih penyelidikan, masih diperdalam dengan meminta keterangan sejumlah pihak," lanjut Johan.

Sebelumnya Pimpinan KPK Busyro Muqoddas mengatakan kemungkinan adanya penetapan status tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang dalam minggu ini.


Sementara itu pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi proyek Hambalang berlanjut dengan memintai keterangan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anny Ratnawaty.

KPK memintai keterangan soal mekanisme anggaran tahun jamak dan kontrak proyek pengadaan barang dan jasa Hambalang yang multiyears. Dan pengalokasian anggaran tetap harus melalui pembahasan oleh dewan.

Sebelumnya Johan Budi mengatakan Wamenkeu dimintai keterangan sesuai dengan kapasitasnya sebagai mantan Dirjen Anggaran Kemenkeu.

Posisi Anny saat menjadi Dirjen Anggaran Kemenkeu membuat dirinya ikut mengurusi anggaran-anggaran yang ditujukan pihak eksekutif. Salah satunya adalah proyek Hambalang yang anggarannya mengalami pembengkakan dari Rp125 miliar menjadi Rp1,175 triliun.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan