'BANGUN LAGI DONG LUPUS' Diharapkan Menginspirasi Anak SMA

KAPANLAGI.COM - Anggota DPR yang kini tengah menjadi produser film BANGUN LAGI DONG LUPUS, Eko Patrio berharap film ini mampu menginspirasi anak muda terutama siswa-siswi SMA. Untuk mewujudkannya, Eko mengundang siswa siswi SMU di Jakarta untuk nonton bersama film yang melegenda ini di XXI Planet Hollywood, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Minggu (7/4).

"Film ini nanti saya harap bisa memberikan pelajaran bagi anak muda terutama SMU. Makannya saya undang mereka. Tokoh Lupus itu adalah tokoh sentral, membumi sekali, semoga bisa jadi hero anak muda. Nantinya juga, habis nonton film ini akan mendapatkan pelajaran yang positif," ujar Eko.

Tidak hanya mengundang anak SMU, film ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Hatta Rajasa. Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), film ini merupakan salah satu film kreativitas dan menginspirasi anak muda.

"Film ini bagus sekali, khas anak muda yang kreatif menggambarkan cerita tentang kesuksesan dari suatu pertemanan dan penuh dengan inspirasi cerita mengenai keberhasilan," tutur Hatta.

Eko menambahkan, Hatta menjelaskan pesan moral yang dapat diambil dari film ini. "Pesan moral yang diambil anak muda tidak perlu meninggalkan gaya anak mudanya, tidak perlu meninggalkan masa remajanya yang penuh dengan dinamika anak muda tapi tidak meninggalkan inspirasi akan kreativitasnya dan cerita sukses untuk menerima sesuatu apapun juga latar belakangnya," tambahnya.

Tak ketinggalan beberapa artis pendukung film BANGUN LAGI DONG LUPUS (2013) antara lain Acha Septriasa, Migdad Addausy, Kevin Julio, Jeremy Christian, Ira Maya Sopha dan Didi Petet juga hadir untuk nonton bersama siswa siswi SMU.

#Berita pilihan

Peran Film Yang Pas Untuk Kontestan X Factor Indonesia
Novel 'KUANTAR KE GERBANG' Siap Difilmkan
Emma Watson 'Pole Dance' di Film Terbaru
Sutradara 'TWILIGHT' Garap Film Drama Romantis Baru
One Direction Yakinkan Filmnya Penuh Adegan Tanpa Baju

(kpl/pur/dka)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan