Angkat Payudara, Jolie Ingin Cari Muka?

Ghiboo.com - Keputusan Angelina Jolie untuk mengangkat kedua payudaranya, atau mastektomi ganda, pada bulan Febuari kemarin, telah menjadi sorotan dunia.


Dibalik segudang dukungan dan pujian yang diterimanya, ternyata Jolie juga menerima kritikan dari beberapa pihak, melalui media sosial.


Ada yang menganggap keputusan Jolie melakukan mastektomi ganda ini, hanya untuk mencari perhatian dan mendongkrak popularitasnya di mata dunia.


Seperti yang diberitakan Daily Mail, mereka (yang mengkritik) menganggap dulu Jolie dikenal sebagai dewi seks yang selalu menjual auratnya.


Kini, kekasih Brad Pitt ini malah menggunakan masalah medisnya untuk mencari simpati publik.


Selain menilai Jolie mencari perhatian publik, ada juga yang menganggap pemberitaan tentang Jolie menjalani mastektomi ganda terlalu dibesar-besarkan media.


Hal ini diungkapkan langsung oleh grup band Garbage, melalui akun twitternya, beberapa hari lalu.


"Mengapa saat Angelina Jolie berbicara soal medisnya dan prosedur pencegahan, yang tidak mampu dilakukan kebanyakan wanita dianggap heroik oleh media?" tulis grup band asal Amerika Serikat ini.


Aktris pemeran film Salt ini didiagnosa 87 persen resiko terkena kanker payudara dan 50 persen terkena kanker ovarium, dari gen BRCA1 yang dibawanya.


Namun, setelah melakukan mastektomi ganda resiko kanker payudara berkurang menjadi 5 persen. Sedangkan, untuk pencegahan kanker ovarium, belum bisa dipastikan kapan Jolie akan melakukan pengangkatan rahim.


BACA JUGA:

Angelina Jolie: Kedua payudaraku sudah diangkat
Reaksi Brad Pitt soal masektomi Angelina Jolie
Empat hari pasca operasi, Jolie nekat kerja lagi
Pasca operasi, Angelina Jolie mantap menikah
Angelina Jolie tolak banyak tawaran peran pasca operasi
Angelina Jolie buka sekolah khusus perempuan di Afghanistan
Putra pertama Brangelina sudah besar

Berikut ini foto-foto kunjungan sosial Angelina Jolie ke Kongo:

GOMA, DEMOCRATIC REPUBLIC OF CONGO - MARCH 25: (RESTRICTED TO EDITORIAL USE - NO MARKETING/NO ADVERTISING CAMPAIGNS/NO SALE/NO ARCHIVE) In this handout image provided by the Crown Copyright, British ... banyak 
GOMA, DEMOCRATIC REPUBLIC OF CONGO - MARCH 25: (RESTRICTED TO EDITORIAL USE - NO MARKETING/NO ADVERTISING CAMPAIGNS/NO SALE/NO ARCHIVE) In this handout image provided by the Crown Copyright, British Foreign Secretary, William Hague (R) and UNHCR Special Envoy, Angelina Jolie (L) visit the Nzolo refugee camp on March 25, 2013 in Democratic Republic of Congo. Angelina Jolie joined by British Foreign Secretary William Hague are on a visit to the Democratic Republic of Congo in a bid to encourage world powers to do more to tackle rape and sexual assault in war zones. (Photo by Iggy Roberts/Mandatory Credit Crown Copyright via Getty Images) sedikit 
1 / 9
Getty Images | Foto oleh Handout / Getty Images
Kam, 28 Mar 2013 00:04 WIB

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan