Andai Vitalia Shesya Disebut Wanita Penggoda

Ghiboo.com - Awal Mei kemarin, nama Vitalia Shesya mendadak populer. Model ini ikut terseret kasus korupsi impor daging dengan tersangka Ahmad Fathanah.


Vita, sapaan akrabnya, disebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai salah satu wanita yang menerima aliran dana dari Fathanah. Ia pun sudah dimintai keterangan oleh KPK.


Fathanah sendiri seorang suami. Dan soal kedekatan dengan Fathanah, Vita menganggap hanya sebatas teman. Tidak lebih.


"Kalau seandainya masyarakat atau siapapun menilai saya wanita yang nggak benar, wanita penggoda, wanita nggak bermoral, ya saya terserah masyarakat menilai saya seperti apa," kata Vita kepada Ghiboo, dalam suatu kesempatan di kawasan Cibubur, Jawa Barat.


Sebelum sosoknya diketahui publik, Vita merupakan seorang model yang kerap muncul di majalah pria dewasa. Ceceran foto aduhainya mudah dilihat di beberapa majalah pria terbitan Jakarta.


"Saya minta maaf kalau saya punya kesalahan, dengan foto-foto saya yang dibilang panas. Sebenarnya itu bukan kesengajaan saya," kata Vita, tentang profesinya.


Vita menambahkan kalau kasus ini menjadi beban tersendiri buat dirinya dan keluarga.


"Ya, beban moril buat saya dan keluarga saya. Tetapi ya udah semua sudah terjadi ya. Penyesalan kan selalu belakangan, kalau diawal namanya pendaftaran," ujar Vita, sedikit becanda.


Vita memilih untuk menjalani semua ini, karena berpikiran tak ada manusia yang sempurna. "Jadi ya jalanin saja seperti air mengalir," ujarnya.


"Semua manusia nggak ada yang sempurna. Semua manusia punya sisi buruk dan sisi baik. Yang penting aku berusaha lebih baik," Vita menambahkan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan