Airplay Usung Kejujuran Dalam Karya

KAPANLAGI.COM - Sempat berganti-ganti personel tak membuat grup satu ini patah semangat. Justru dengan pengalaman pahit itu, mereka berani menapak di industri musik tanah air. Terbentuk pada 12 Mei 2013 oleh Iren (gitar), Rendy (bass), Pika (vokal), dan Ary (gitar), keempat cowok ini percaya diri menyatukan musik mereka. Hingga akhirnya Ary memutuskan keluar dan digantikan oleh Felix (drum).

Mereka lantas sepakat untuk lebih serius dalam bermusik dan mengganti nama mereka menjadi Airplay. Nama ini diambil dari kata 'Rha' dieja 'er' adalah huruf keempat dalam aksara Jawa dan 'Play' yang dalam bahasa Inggris berarti bermain. Dan jika digabungkan menjadi 4 orang yang berbeda karakter tapi punya satu visi dalam bermain musik.

Airplay sendiri sempat mengikuti kompetisi band nasional yang disponsori salah satu perusahaan fast food Indonesia. Dan ketika gugur di final regional Jakarta, mereka pun tak putus asa. Airplay lalu memutuskan berjuang di Jakarta. Usaha mereka mulai membuahkan hasil. Single pertama berjudul Bicara Karena Cinta ikut masuk dalam album kompilasi NEW BEGINNING 09 yang diedarkan salah satu label.

Airplay menawarkan konsep musik yang berbeda dari band-band lain, dengan nuansa modern pop rock serta konsep musik yang megah dan berkualitas - baik dari materi lagu, aransemen, maupun sound. Kedewasaan Airplay dalam bermusik bisa didengarkan langsung dalam album perdana mereka yang berjudul AIRPLAY #1 yang diedarkan Redmusic Indonesia bekerja sama dengan Spica Production. Album ini dikemas dengan nuansa fresh, beat easy dance, dan aransemen yang easy listening dengan single pertama Bukan Hanya Dirimu.

Dengan kematangan konsep musik dan kejujuran dalam karya, Airplay berharap lagu mereka bisa mengudara di seluruh radio di Indonesia dan diterima seluruh penikmat musik Indonesia.

Hits Single :
1. Bukan Hanya Dirimu
2. Baby I Love You (kpl/boo)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan