17 Tahun Meninggal, Nike Ardila Masih Dikenang

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sudah 17 tahun meninggal dunia, penyanyi Nike Ardila masih mendapatkan tempat di hati pecinta musik Indonesia. Buktinya, akhir pekan lalu ratusan penggemar pelantun 'Seberkas Sinar' tersebut memadati rumah keluarga Nike dan makamnya di Ciamis Jawa Barat.

Fans Nike datang dari berbagai kota bahkan ada yang sengaja datang dari negara tetangga, Malaysia. Rata-rata penggemar yang datang dari berbagai kota ini memakai kaus khusus.

Mereka larut dalam rangkaian memperingati 17 tahun meninggalnya (haul) Nike Ardila. Mulai dari acara doa bersama di makam Nike Ardila di pemakaman umum Cidudu Dusun Lebak Lipung Imbanagara, ceramah (tausiyah) yang disampaikan ustaz muda Syamsul 'Acuy' Bahri S.Ag di panggung Kedai Nada, pemberian santunan  dan ditutup dengan lomba lagu-lagu Nike Ardila.

Ketika Nike Ardila meninggal akibat kecelakaan tunggal, mobil yang dikemudikannya menabrak pilar tembok di Jl Riau No 115 (kini Café Bali) Rabu (19/03/1995).

Banyak diantara fans yang mengaku meski hanya mengenali Nike lewat suaranya, namun mereka sangat mengidolakannya. "Waktu itu saya belum lahir.Tapi saya suka," kata Desy salah seorang fans yang ikut larut memeringati haul Nike Ardila.


LIHAT JUGA:

Duo Maia bangga nyanyikan lagu Nike Ardilla
Satu tahun kepergian Adjie Massaid
Mengenang kepergian Bob Marley
GALERI FOTO: Mengenang Whitney Houston
GALERI FOTO: Tahlilan 40 hari Ade Namnung

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Berita Pilihan