Tiga Ciri Khas Drama Korea

Selain musik atau yang lebih dikenal dengan K-pop, budaya pop Korea juga dicintai banyak orang karena suguhan drama serialnya. Drama Korea tidak kalah dengan drama serial Hollywood atau sinetron — sama-sama membuat orang kecanduan.

Selain tampang para pemainnya yang ganteng dan cantik, drama asal Negeri Ginseng ini juga memiliki plot cerita seru, karakterisasi tokoh menarik, dan tentunya pengambilan lokasi atau setting yang sedap dipandang. Belum lagi kostum dan gadget trendi — terutama telepon genggam — yang dipamerkan yang selalu membuat mengiler.

Berbeda dengan sinetron atau drama serial Hollywood, episode rata-rata drama ini juga terbilang tidak terlalu panjang. Standarnya, enam belas episode yang biasanya jadwal pemutarannya dua kali seminggu. Jadi, biasanya dua bulan pun sudah kelar. Yah, beda-beda tipis dengan J-dorama yang standarnya sebelas episode (tapi diputar sekali seminggu).

Hasil candu drama Korea itulah akhirnya pengidolaan pada sang aktor dan aktris dan keinginan untuk melancong ke Korea.

Jika ditelusuri lebih detail, ada beberapa hal yang hampir selalu ada dalam drama Korea. Bisa dibilang hal-hal ini adalah ciri khas drama Korea. Mau tahu apa saja hal tersebut?

Wanita malang, pria menyebalkan
Entah kenapa para penulis skenario drama Korea senang sekali memulai cerita dengan tokoh wanita utama yang selalu dalam kemalangan, menjadi tulang punggung keluarga sehingga harus menjalani kehidupannya begitu menyedihkan.

Sementara, tokoh utama pria sering digambarkan sebagai pria kaya dan ganteng (berpenampilan sempurna). Tapi para pria ini mempunyai watak yang menyebalkan, kasar dan tidak peduli. Dengan modal penokohan seperti ini, biasanya alur cerita akan dimulai dengan pertikaian kedua pihak.

Drama-drama yang dibintangi Lee Min Ho bisa diambil contoh. Lewat drama "Boys Over Flower", drama yang melejitkan namanya ia berperan sebagai Gun Pyo, anak konglomerat, ganteng, jadi idaman semua murid perempuan di sekolahnya tapi tingkah laku dan sikapnya sangat lah menyebalkan.

Sementara Jan Di digambarkan cewek dari keluarga pas-pasan. Karakter seperti ini ternyata kembali ia bawakan dalam drama terbarunya, "City Hunter". Padahal, drama ini diangkat dari manga Jepang terkenal yang tokohnya digambarkan sebagai tokoh cerdas dan nakal. Dua hal yang diterjemahkan sangat berbeda dalam karakter yang diperankan Lee Min Ho.

Masih banyak drama dengan karakter-karakter seperti ini: "Secret Garden", "Cinderella Sister", sampai "Marry Me Merry". Bahkan Hong Sister, penulis skenario serial drama paling top di Korea pun melakukan hal yang sama di drama terbaru mereka, "Best Love". Dok Go Jin, tokoh utama drama digambarkan sebagai aktor top yang sombong, sementara lawan main wanitanya Ae Jong, mantan penyanyi di grup cewek yang sudah bubar dan sudah pudar kepopulerannya.

Tampaknya ide wanita malang bisa juga beruntung mendapat pasangan yang ganteng dan kaya memang formula jitu. Namun, jika dalam dua bulan, dua drama Korea yang ditonton menampilkan resep seperti ini, kok lama-lama membosankan ya. Sisi positifnya, penyelesaian cerita para penulis skenario masih sangat kreatif sehingga jarang ada kesamaan.

Pamer perut di kamar mandi
Sekarang ini, akan lebih susah mencari drama Korea yang tidak menampilkan adegan pemeran utama pria bertelanjang dada dan berbasah-basah menghadap pancuran di kamar mandi. Sejak So Ji Sub melakukan adegan seperti itu di drama Korea yang paling pol menguras air mata, "I'm Sorry, I Love You", kecenderungan pemeran pria melakukan hal seperti itu pun semakin menjamur.

Tidak hanya di drama Korea, para penyanyi pun melakukan hal yang sama untuk menciptakan histeria para penggemarnya. Pamer dada ini pun akhirnya melahirkan istilah yang kini sering didengar di kalangan penggemar K-pop atau drama Korea, "Choco abs".

Yang terakhir yang bikin jungkir balik adalah adegan telanjang dada Lee Dong Wook dalam "Scent of A Woman". Setelah kembali dari menjalani wajib militer, memang tubuh aktor ini memang lebih berotot.

Mungkin hanya Yong Hwa dalam "Heartstring" yang tidak latah. Ini bisa jadi karena memang tubuhnya tidak berotot seperti halnya Lee Min Ho, Rain, Jung Woo Sung atau Cha Seung Won.

Adegan pamer perut ini termasuk khas drama Korea yang menyegarkan — dan tentunya bikin ketagihan.

Kameo aktor lain
Terakhir-terakhir ini ada tren baru dalam drama Korea, yaitu kemunculan bintang tamu hanya sepintas lalu, alias kameo. Bisa jadi menyenangkan tetapi kadang menyebalkan juga. Dalam "The Fugitive", serial terakhir yang dibintangi Rain, banyak aktor dan aktris terkenal muncul sebagai kameo seperti Lee Dae Hae dan Oh Ji Ho. Beruntung, penulis naskah cukup cerdas memasukkan dua orang ini ke dalam cerita dan adegan-adegan yang menarik.

Ada pula kameo yang cukup mengundang tawa, adegan Lee Seung Gi dalam "Best Love" yakni ketika ia berperan sebagai dirinya sendiri namun karakter yang digambarkan sebagai aktor yang pongah sehingga ketika bertemu dengan pemeran utama yang digambarkan memiliki watak yang sama, terjadi interaksi yang komikal dan segar.

Namun, kadang para kameo ini justru membuat penasaran dan kadang mengundang tanya tanya. Misalnya ketika Kim Nam Gil hanya tampil dalam hitungan detik dalam serial "Personal Taste". Jika tidak memperhatikan dengan teliti, penonton tidak akan sadar jika ia tampil di situ sebagai kameo karena ia hanya duduk membaca buku, tanpa dialog, dan hanya menjadi latar belakang dua pemeran pembantu berdiskusi di sebuah kafe.

Begitu pula penampilan Park Shi Yun di "Best Love", yang hanya tampil sebagai finalis yang kalah kompetisi. Aktingnya hanya sepintas. Tersenyum, lalu menangis, tanpa dialog. Sesuai dengan namanya memang. Penampilan kameo. Pendek tapi sayang! Judulnya, benar-benar membuat penasaran.

Berita Pilihan