Syanne Susita
  • Tidak hanya Hollywood yang rajin mengadaptasi cerita komik ke film layar lebar menggunakan aktor dan set yang tak kalah imajinatif seperti di dalam komiknya. Jepang sebagai salah pusat kartun atau istilah populernya manga pun tak kalah dengan Hollywood. Jika sebelumnya film jepang animasi seperti Final Fantasy bisa mendapat popularitas internasional, kini film adaptasi manga produksi Jepang juga semakin diminati penikmat film dunia.

    Bukti paling sukses tahun lalu bisa dilihat dari antusiasme film “Rurouni Kenshin.” Film ini diputar di 60 negara, termasuk Indonesia. Film ini meraup keuntungan hingga 36 juta dolar di Jepang dan 25 juta dolar untuk peredaran di luar Jepang. Total keuntungan film ini mencapai 61,7 juta dollar.

    Keberadaan film-film adaptasi manga ini di tahun 2014 akan semakin banyak. Beberapa di antaranya malah merupakan sekuel dan sudah memiliki pengikut fanatik sendiri. Sedikitnya, ada tiga film adaptasi Jepang yang paling ditunggu-tunggu tahun ini.

    Crows Explode

    Crows Explode
    Setelah

    Selengkapnya »dari Tiga Film Adaptasi Manga Paling Diantisipasi 2014
  • Haruma Miura (Gareth Cattermole/Getty Images)Nama Haruma Miura sebenarnya bukanlah nama asing bagi penikmat dorama atau film Jepang. Ia terjun di dunia akting sejak ia berusia tujuh tahun. Akhir tahun lalu, aktor kelahiran 5 April 1990 ini membuat semua wanita single di atas 30 tahun bisa terus bermimpi mendapat pasangan yang lebih muda dalam dorama “Last Cinderella".

    Tak lama berselang dari demam dorama ini, ia kemudian tampil dalam film box office Jepang yang mengundang banyak kontroversial, “The Eternal Zero/Eien no Zero.” Di film ini, ia berperan sebagai Kentaro Saeki yang mencari tahu kenapa kakeknya meninggalkan tugasnya di tengah-tengah Perang Dunia kedua dan akhirnya membuka banyak rahasia masa lalu.

    Dan di tahun 2014 ini, pamor Haruma Miura dipastikan akan lebih melejit lagi. Ia baru saja menyelesaikan drama produksi dorama "Boku no Ita Jikan" yang menceritakan perjuangan Takuto Sawada, mahasiswa yang berjuang menghadapi penyakit ALS atau yang sering disebut Lou Gehrig Disease.

    Ia kini tengah mempersiapkan

    Selengkapnya »dari Terpikat Tiga Daya Tarik Haruma Miura
  • Awalnya saya heran kenapa promotor konser begitu ketat tidak memperbolehkan penonton bawa kamera di konser Bruno Mars kemarin. Penampilannya di MEIS kemarin (24/3) merupakan kali kedua penyanyi  yang besar di Hawaii ini datang ke Jakarta. Bahkan,  kabarnya, fotografer dari media partner pun tidak beri sama sekali akses memotret.

    Sejalan menyaksikan aksi panggungnya, saya mengerti kenapa ada larangan ini. Sang penyanyi tampaknya ingin penonton fokus pada musik dan mengharapkan respon yang interaktif antara dirinya dan penoton. Berkali-kali ia meminta penonton menyimpan kamera dan ikut mengangkat tangan atau bergoyang saat mendengarkan lantunannya.

    Setelah molor hampir 2 jam lebih, di menit pertama penyanyi yang aslinya bernama Peter Gene Hernandez ini membuka konser jam 9 malam lewat “Moonshine”, saya akhirnya sadar… mengabadikan penampilan penyanyi dengan dua piala Grammy ini dengan kamera jadi tidak penting lagi. 

    Esensi terpenting konser Bruno Mars adalah menikmati musikalitas

    Selengkapnya »dari Sihir itu Bernama Bruno Mars
  • Semenjak Java Jazz berpindah lokasi di JIEXPO Kemayoran, saya terpaksa absen. Sebesar apapun keinginan melihat aksi panggung artis favorit dan ketersediaan dana menonton, kepraktisan dan kenyamanan menontonlah yang akhirnya berbicara. Lokasi "baru" Java Jazz sejak tahun 2010 terbilang kurang strategis letaknya dan agak ribet untuk dijangkau (ribet parkir jika bawa mobil sendiri atau ribet dapatkan taxi "aman" pas bubar konser kalau menggunakan transportasi umum). Belum lagi kepentok sistem tipikal promoter Indonesia yang selalu hanya membuka satu akses pintu masuk dan keluar gedung konser. Bikin saya keburu lelah duluan karena terkadang harus menjalani antrian super panjang. 

    Setelah empat kali absen, akhirnya saya memutuskan untuk menonton hari pertama pesta Java Jazz ke-10 ini. Pertama, buat tes apakah masih seribet dan sekusut ketika pertama kali pindah seperti yang dilaporkan teman-teman. Kedua, mumpung akhir bulan (baca: dari segi dana, habis gajian) dan hari terakhir kerja (Jumat

    Selengkapnya »dari Kejutan Nikmat Allen Stone Di Perayaan 10 Tahun Java Jazz
  • Terkadang sukses artistik tidak selalu diimbangi oleh sukses komersial. Terkadang keindahan gambar, solidnya alur cerita, atau kematangan akting para aktor watak tidak membuat film tersebut menjadi film yang “menyenangkan” banyak orang. Dan, itulah yang terjadi pada film “Way Back Home” yang dibintangi oleh dua aktor papan atas Korea, Go Soo dan Jeon Do Yeon dan diangkat dari kisah nyata.



    Diceritakan, pasangan Jeong Yeon dan Jong Bae adalah pasagan harmonis dengan seorang anak. Namun, seorang teman mereka bunuh diri dan meninggalkan pesan bahwa merekalah yang akan membayar utang miliknya sebanyak 200 ribu won. Mendadak pasangan ini pun dililit utang. Sebagai keputusan yang tergesa-gesa agar dapat menutup utang, Jeong Yeon pun setuju mengantarkan koper berisi narkotika ke Prancis. Di bandara Orly, ia tertangkap sampai akhirnya harus mendekam di penjara pulau Martinique, kepulauan Karibia selama dua tahun. Konflik semakin berat ketika kedutaan besar Korsel lamban dan lalai menangani

    Selengkapnya »dari Banjir Tangis Di "Way Back Home"
  • SM Rookies Johnny, Irene, Tae Yong, Seul GiTahun 2013 bisa dibilang sebagai tahun EXO. Grup pendatang baru ini melejit bak meteor dengan penjualan melebihi 1 juta unit dan berhasil meraih sekitar 20 piala penghargaan dalam kurun setahun. Namun, ini tidak berarti SM Entertainment sebagai label yang menaungi EXO bersantai. Perlahan, mengikuti jalur sama seperti yang ditempuh saat membangun EXO, SM telah siap meluncurkan grup baru SM Rookies.

    Untuk sekarang, kiprah SM Rookies masih sebatas perkenalan. Penampilan beberapa anggota SM Rookies yang dikabarkan sudah mulai bisa dinikmati di berbagai majalah, bintang video klip dan penampilan tamu di konser SM Town. Hingga sekarang, tidak tanggung-tanggung tercatat sudah ada sekitar 15 anggota yang diperkenalkan sebagai SM Rookies. Jika EXO merekrut empat warga Cina sebagai anggota, SM Rookies memperkenalkan beberapa anggota dari lebih banyak negara lagi seperti Yuta - Jepang, Ten - Thailand, dan Johnny - Amerika.

    WinnerSementara dua mesin raksasa pencetak artis K-pop lainnya tidak mau kalah. Di

    Selengkapnya »dari Perang Grup Baru Tiga Agensi Besar K-pop di 2014, Siapa Pemenangnya?
  • EXO (Star N)Sulit untuk dipercaya jika grup yang terdiri dari Suho, Kris, Chen, Luhan, Baekhyun, Sehun, Kai, Xiumin, Lay, Dao, D.O, Chanyeol ini baru debut April 2012. Dalam waktu kurang dari dua tahun, EXO telah mencatat banyak rekor mulai dari soal pemecahan rekor album (album mereka “XOXO” terjual hingga 900 ribu unit dan dikombinasikan dengan debut album mini mereka “MAMA”,  total 1,5 juta unit) dan penghargaan-penghargaan yang mereka terima baik di negara sendiri ataupun internasional, termasuk Best Korea Act di 2013 MTV EMA dan Best Album of the Year MAMA 2013.

    Kesuksesan dan fanatisme penggemar EXO menyebar cepat, secepat meteor jatuh. Di awal tahun 2014, EXO tampaknya akan semakin membuat penikmat K-pop ketagihan. Dan, ketagihan ini bukan tanpa sebab.

    Konsep Berbeda
    Dari awal, EXO tampil dengan konsep yang agak berbeda. Sebelum debut, pihak label menjelaskan bahwa di dalam EXO ada dua grup sub yang  masing-masing dikonsentrasikan pada pasar berbeda. EXO-K mempromosikan lagu grup dengan

    Selengkapnya »dari Tiga Hal Penyebab EXO Bikin Ketagihan
  • Lorde. (Foto oleh Chelsea Lauren/WireImage)
    Pengumuman nominasi Grammy Jumat (6/12) lalu sudah keluar. Ada nama pendatang baru yang langsung menyabet empat nominasi termasuk lagu terbaik tahun ini. Namanya: Lorde.

    Penyanyi 17 tahun asal Selandia Baru ini menggebrak industri musik dunia – terutama Amerika - sejak Agustus kemarin dengan lagu racunnya “Royals.” Selama sembilan minggu, lagu ini menjadi juara di jajaran 100 lagu versi Billboard. Ia menjadi penyanyi termuda yang memiliki lagu nomer satu di Billboard di kurun 25 tahun terakhir.

    Mengapa Lorde bisa begitu cepat melejit? Apa yang membuat banyak orang bisa begitu cepat jatuh cinta pada penyanyi yang aslinya bernama Ella Maria Lani Yelich-O'Connor ini.

    CITRA MISTERIUS

    Berbeda dengan pencitraan penyanyi cewek lain seumurannya yang memamerkan tampang cantiknya (Selena Gomez) atau lewat pose-pose mengejutkan (Miley Cyrus), Lorde memilih pendekatan misterius. Ketika pertama mengeluarkan musiknya melalui Soundcloud, ia memilih untuk tidak mengeluarkan informasi terlalu banyak.

    Selengkapnya »dari Cukup Dua Alasan Untuk Jatuh Cinta Dengan Lorde
  • One Ok Rock. (Foto: Syanne Susita)
    Gembar-gembor kehadiran One Ok Rock mungkin tidak seheboh ketika – misalnya – grup rock Jepang L’Arc-en-Ciel datang ke Jakarta. Hanya berdasarkan info dari akun resmi band di Facebook, penggemar grup yang berdiri tahun 2005 ini cukup antusias mengantisipasi. Tiket presale terjual hanya dalam hitungan menit. Dan, sekitar 2500 penonton memadati lapangan parkir kolam renang Senayan. Kelompok komunitas penggemar dari berbagai daerah terlihat di mana-mana, jika dilihat dari kaos seragam yang dipakai (One Ok Rock Bekasi, One Ok Rock Bandung).

    Toru (gitar), Taka (vokal), Ryota (bas), dan Tomoya (drum) langsung mengundang histeris mulai dari awal saat menggeber “Ending Story” hingga “The Beginning” plus encore “Wherever You Are.”

    Sebagai penggemar One Ok Rock baru, saya langsung dikagumkan dengan ketepatan waktu band manggung. Lima belas menit di belakang panggung, saya sempat mengintip Toru dan Tomoya keluar dari tenda artis dan melakukan pemanasan kecil. Di lima menit menuju angka delapan,

    Selengkapnya »dari Terbius Para Rocker Mungil One Ok Rock
  • Sebagai negara dengan penikmat film kelima di dunia, wajar jika perkembangan film Korea Selatan menjadi salah satu favorit baru dari kubu Asia, selain film Jepang dan Hong Kong. Selain aktor dan aktris, melejit juga sejumlah sutradara asal negeri ginseng. Satu sutradara yang karyanya juga menjadi favorit penikmat film di luar negaranya adalah Bong Joon-Ho.

    Karya sutradara 44 tahun ini selalu mengundang decak kagum baik dari alur cerita ataupun penggarapan gambar dan pengambilan sudut kamera. Film-filmnya selalu menjadi jaminan box office di Korea Selatan. Bahkan filmnya, The Host, merupakan film terlaris dalam sejarah perfilman Korea dengan rekor ditonton hingga 13 juta orang. Film ini juga sedang dalam proses penggarapan untuk dibuat versi Hollywood-nya.

    Snowpiercer adalah kiprah Bong Jong-Ho pertama menggarap film berbahasa Inggris berdasarkan novel Perancis Le Transperceneige. Pendukung film berdurasi 126 menit ini bisa dibilang semua adalah aktor watak seperti Tilda Swinton, John

    Selengkapnya »dari Snowpiercer, Film Fiksi Ilmiah Barat dari Tangan Sutradara Korea

Penomoran Halaman

(84 Artikel)