Momentum Reuni Blink-182


LAS VEGAS, NV - OCTOBER 07: Blink-182 singer/bassist Mark Hoppus (L) and drummer Travis Barker perform at the Red …Butuh kematian sang produser serta satu kecelakaan pesawat bagi Blink-182 untuk reuni. Dua kejadian berturut-turut pada tahun 2008 itu membuat band punk yang sudah enam tahun vakum ini kembali meluncurkan album.

“Neighborhoods” adalah album studio Blink-182 yang keenam, mungkin yang paling bersejarah dan bernilai sentimental paling tinggi. Tiga anggota band hampir tak saling bicara—ditambah konflik hebat antara gitaris Tom DeLonge dan penggebuk drum Travis Barker. Kecelakaan pesawat yang hampir membunuh Travis pada 19 September 2008 melunakkan hati seluruh anggota band, dan sejak kejadian itu mereka aktif meneruskan karier musik yang sudah mencapai rentang 19 tahun.

Lalu, ada apa di dalam album baru in?

Secara umum, cuma ada sedikit perubahan dari transformasi Blink-182 selama bertahun-tahun. “Neighborhoods” adalah cara mereka melakukan pemanasan untuk kembali sebagai entitas Blink-182. Oleh karena itu, album ini adalah hibrida antara keceriaan irama di album “Enema of the State” (1999) dan eksperimen serius di album “Blink-182” (2003).

Namun dari departemen lirik, interpretasi lagu-lagu mereka kali ini cukup gelap dan dalam, mulai dari memori masa lalu yang pedih (“Ghost on the Dancefloor”) atau tentang alienasi (“Natives”). Single pertama yang dirilis dari album ini (“Up All Night”) adalah lagu yang berisikan lirik renungan yang introspektif.

Dari segi tata suara, Blink-182 kini tak hanya mengandalkan power chord dan irama cepat. Dalam banyak lagu mereka menyelipkan melodi yang aneh dan gelap (“Snake Charmer”, “Fighting the Gravity”).

Dan satu lagi: pukulan drum Travis Barker ternyata tetap punya ketukan aneh dan juga kuat dalam waktu bersamaan—walaupun kecelakaan pesawat pada tahun 2008 telah membedah tubuhnya belasan kali. Dengarkan “Hearts All Gone” untuk kemajuan kemampuan bermusik mereka, terutama gebukan beduk Inggris milik Travis.

Di Indonesia, “Neighborhoods” berisi 14 lagu dengan irama yang menyenangkan, namun dengan aura lirik yang cukup gelap. Blink-182 bisa berpuas diri dengan pencapaian ini, terutama sebagai momentum reuni mereka. Album ini menunjukkan bahwa mereka memilih menjadi lebih dewasa.

Namun “Neighbordhoods” memang bukan (atau belum) menjadi album terbaik dari Blink-182. Mereka mungkin akan terus bertransformasi di masa depan.

Setidaknya, album “Neighborhoods” bisa kita anggap sebagai puncak perayaan berkumpulnya kembali teman lama. Ini adalah karya seni yang melambangkan persahabatan yang tersambung kembali.

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Jika Anda membuat sebuah akun Standard/Managed pada Mac, checkbox Parental Controls memungkinkan Anda untuk memberi kontrol agar pengguna yang lebih muda dan masih berada di bawah bimbingan memiliki batasan penggunaan. Ini merupakan sebuah fitur yang membantu Anda dalam membuat akun bagi pelajar, anak kecil, atau orang dewasa yang keranjingannya terhadap Mac sulit dihentikan. (Checkbox ini sebenarnya juga tersedia untuk akun Admin, namun jika Anda mengaktifkannnya maka akan keluar pesan …

  • Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    TRIBUNNEWS.COM - Marsha Timothy senang karena suaminya saat tidak ada kerjaan serba bisa mengurus anak. …