Max Payne (Versi Lima Menit)

PINGGIR SUNGAI NEW YORK - MALAM
MAX PAYNE tampak tenggelam dalam sungai karena SANG SUTRADARA bukan hanya menggunakan aktor yang mirip dengan pemain film BOURNE ULTIMATUM, melainkan juga adegan klimaksnya.

SANG SUTRADARA
Agar terlihat beda, mari kita tambahkan monolog gak guna bagi Max sebelum mulai rangkaian kilas balik!

STASIUN KERETA BAWAH TANAH – MALAM (SEMINGGU SEBELUMNYA)
MAX terlibat baku tembak dengan TIGA PECANDU. Ia menembakkan pistolnya enam kali padahal revolver Taurus Judge yang ia gunakan hanya memiliki ruang untuk lima peluru.

MAX
Biar dari awal jelas bahwa film ini gak peduli detail.

Seorang pecandu tewas, seorang kabur, dan seorang lagi tidak hafal dialog.   

PECANDU #1
Sayap. Gue harus ngomong tentang sayap. Ya, sayap! Tapi apa, ya? Pokoknya sayap, lah. Ngomong-ngomong, di tangan saya ada tato sayap loh. Ini petunjuk penting! Kayaknya sih.

TEMPAT PESTA GAK JELAS - MALAM
MAX mencengkeram leher baju SANG INFORMAN.

MAX
Petunjuk dari elu gak bermutu! Cuma ketemu tiga pemain figuran!  

SANG INFORMAN
Tenang, ini film aksi. Bukan misteri.

NATASHA
Halo, gue cewek yang tanpa alasan jelas ingin mengajakmu tidur.

SANG INFORMAN
Tuh, kan.

MAX
(ke NATASHA)
Tato lu bagus. Dan bukan karena bentuknya persis sama dengan yang dimiliki junkie yang tadi gue kejar.

SANG INFORMAN
Misterinya lebih ke arah “Kenapa bisa difilmkan?”

JACK LUPINO
(mendekati MAX)
Kabarnya lu suka tato? Gue mau berdiri dan saling tatap agar jelas bagi penonton bahwa gue tokoh jahat.

MAX melengos pergi bersama NATASHA.

TEMPAT TIDUR APARTEMEN MAX - MALAM

MAX
Terima kasih sudah capek-capek berbaring setengah bugil di ranjang. Tapi gue sedang depresi karena tewasnya istri gue. Jadi tolong keluar.

NATASHA
Oke. Tapi sebagai balasannya, gue curi dompet lu. Supaya kalau ada yang bunuh gue, lu bakal jadi tersangka utamanya.

MAX
Masa sih polisi di film ini segitu bodohnya?

MOBIL MANTAN PARTNER MAX – KEESOKAN SIANG, SEDANG HUJAN

MANTAN PARTNER
Ada cewek mati bawa dompet lu. Lu jadi tersangka utama.

MAX
Karena pola pikir polisi kayak elu inilah, kasus pembunuhan istri gue gak beres-beres!  

MANTAN PARTNER
Lah, kita sendiri ngapain debat sambil hujan-hujanan di musim dingin padahal bisa berteduh dalam mobil?

KANTOR POLISI – MALAM
MANTAN PARTNER MAX sedang memeriksa berkas dan foto-foto penyelidikan saat menyadari sesuatu yang luput dari perhatiannya selama ini.

 
MANTAN PARTNER
   Ini kan Wally!
(menunjuk seseorang di foto yang mengenakan kaos berpola strip merah-putih, berkaca mata, dan bertopi kuncung)

SUTRADARA
(mendeham)

MANTAN PARTNER
Oh, dan semua orang yang terlibat memiliki tato sayap! Kok bisa selama ini gak sadar, ya?

APARTEMEN MAX PAYNE – MALAM
MAX mendengar rekaman voicemail di ponselnya.
 

MANTAN PARTNER (OFF SCREEN)
Max, gue ada petunjuk penting. Perlu ketemu segera. Ya, gue tahu. Tiap aktor pendukung yang ngomong begitu bakal mati.

MAX menemukan MANTAN PARTNER-nya tewas dan bergumul melawan pembunuhnya sebelum pingsan.

RUMAH SAKIT – SIANG
MAX terbangun dengan luka-luka yang gak jelas.

BB
Untunglah kamu gak apa-apa Max. Ngomong-ngomong, aku mantan partner ayahmu dulu.

MAX
Ya, gue inget.

BB
Kamu bisa percaya padaku loh. Aku baik. Baik banget. Siap membantu. Dan sama sekali tidak mencurigakan.

MAX
Iya, iya. Gue berangkat dulu deh.

BB
Luka-lukamu gimana?

MAX
Diperban aja dulu. Setelah lima belas menit, penonton juga bakal lupa.

KANTOR POLISI – SIANG
Seakan belum puas menunjukkan kebodohan kepolisian, MAX menerobos masuk ke ruang kerja MANTAN PARTNERNYA, mengambil berkas, dan kabur.

Di tengah-tengah pelarian, ia ditodong MONA, kakak NATASHA.

 
MONA
Beri gue satu bukti bahwa bukan lu yang bunuh Natasha.

MAX
Gue tahu siapa yang ditelepon terakhir oleh Natasha.

MONA
Gak masuk akal sih tapi okelah. Sudah sejauh ini, siapa lagi sih yang peduli?

MAX
Gimana kalau kita sekalian periksa siapa yang bikin tato sayapnya Natasha?

MONA
Yuuuuuk.

STUDIO TATO – MALAM
MAX dan MONA memasuki studio tato.

SENIMAN TATO
Oh, kalian perlu penjelasan plot? Untung gue selalu siapin buku ensiklopedi hikayat Nordik di meja.

MAX
Jadi, arti sayap ini apa?

SENIMAN TATO
Gak penting. Kalaupun tahu tetap gak logis kok. Pokoknya kata kuncinya: Nordik atau Viking.

MAX
Baiklah.

TEMPAT GANGSTER TAK PENTING – MALAM

GANGSTER TAK PENTING
Sudah jelas peranku di sini hanya untuk menunjukkan ke mana kalian harus pergi. Cari Jack Lupino di Rag Na Rock.

MONA
Di titik ini, beberapa penonton akan menyadari bahwa Ragnarok adalah peperangan akhir dalam hikayat Nordik dan merasa begitu pintar.

GANGSTER TAK PENTING
Kasihan, ya?

TEMPAT PENYIMPANAN BARANG-BARANG MAX – MALAM

MAX
Nordik? Hmm... perusahaan tempat istri gue dulu kerja namanya Aesir, dewa-dewi Nordik. Berarti ini menyimbolkan pusat misteri.

MONA
Sekalian aja bikin perusahaan dengan nama “MARKAS BOS TERAKHIR”.

PINGGIR JALAN - PAGI
JASON, yang dulunya supervisor istri MAX, menanti di pinggir jalan sambil berhujan-hujanan. Sebuah limosin mendekat.

JASON
Ck. Orang-orang di film ini gak pernah dengar teknologi yang bernama payung, ya?

PETINGGI AESIR
Ada apa, Jason?

JASON
Ini, Bu. Saya pegang bukti semua kejahatan Aesir. Sebaiknya diapakan, ya?

PETINGGI AESIR
Pegang saja, terus balik ke kantor, supaya alur cerita tetap jalan.

KANTOR AESIR – SIANG
MAX PAYNE ternyata sudah menunggu JASON dalam ruang kantornya.

MAX
Jadi, lu punya bukti kejahatan Aesir nggak?  

JASON
Punya dong!

SATU TIM PASUKAN ANTI HURU-HARA mendadak muncul dan menembaki mereka. Dimulai dengan JASON yang terkena tepat di jantungnya dalam adegan lambat.

JASON
Aaaagh! Lihat, Mak! Saya dapat adegan mati dalam tayangan lambat!

 
Saking panjangnya adegan gerak lambat ini, MAX sempat berekspresi kaget, melihat sekitar, cari jalur lari, melihat jam, bikin kalkulasi rencana dulu, mengikat sepatu, menyeduh air, menyiapkan kopi, tambah susu, mengaduknya, menyeruput dikit, menaruh cangkir, baru lari.

Lantas adegan kembali menggunakan waktu normal.

KEPALA PASUKAN
Tembak kaca belakang orang itu saat dia berusaha melarikan diri!

MAX berhasil berlindung di balik dinding. Tapi karena ini tidak cukup untuk menunjukkan betapa rabunnya para pasukan bersenjata, MAX pun kembali lari ke arah hujan peluru, mengambil amplop berisi bukti di mayat JASON, dan kabur. Tanpa terluka.

RUMAH MONA – MALAM
MONA yang baru datang menyadari bahwa MAX sudah mendobrak masuk rumahnya dan menyetel video sembarangan.

MONA
Olga Kurylenko setengah bugil lu cuekin. Terus ngedobrak rumah Mila Kunis hanya untuk nyetel video. Satu-satunya kesuksesan film ini adalah bikin penonton mempertanyakan orientasi seksual Max Payne.

MAX
Mona! Elu datang pas saat video bukti kejahatan ini menjelaskan semuanya.

Rekaman video menunjukkan JACK LUPINO yang mengakui segalanya.

JACK LUPINO
Saya cuma aktor kacangan, jadi gak sadar bahwa saya salah nyebut pangkat dan bahkan memasang pangkatnya terbalik di seragam saya.

MONA
(menggumam)
Setidaknya dia nggak pernah menari-nari di video klip musik seakan sedang mengiklankan celana dalam.

MAX
Apa?

MONA
Gak apa-apa. Udaranya dingin.
(mendeham)

MAX
Intinya mereka kecanduan serum buatan Aesir yang membuat 99% di antara mereka gila, sementara sisanya, 1%, bertahan dan jadi semacam prajurit super.

MONA
Supergila, maksud lu? Ya sudah, kalau mau ngomong ke Jack Lupino ini, dia ada di Rag Na Rock.

RAG NA ROCK – MALAM
MAX PAYNE menyerbu masuk RAG NA ROCK dan balas menembaki semuanya dalam adegan tayang lambat yang berlebihan, sehingga musuh-musuhnya memutuskan lebih baik mati daripada lebih lama berada dalam film ini.

JACK LUPINO mengempaskan MAX PAYNE ke lantai, siap membunuhnya.

JACK LUPINO
Hahaha! Saya prajurit super yang—-

JACK tewas oleh satu tembakan peluru dari BB.

JACK LUPINO (CONT’D)
—cemen.
 
MAX
BB! Gue akan menunjukkan kecerdasan gue dengan berlagak seakan-akan gak pernah nonton ratusan film lain yang teman baiknya ternyata SANG TOKOH JAHAT UTAMA.

BB
Terima kasih, Max! Gue sekarang akan menunjukkan kecerdasan gue dengan bertingkah laku seperti penjahat tipikal di film James Bond.

Seorang FIGURAN memukul MAX hingga pingsan.
 
PINGGIR SUNGAI NEW YORK – MALAM
BB mengakui semua kejahatannya, menaruh serum super di saku jas MAX, dan bersiap-siap akan menceburkannya.

BB
Dengan begitu, semuanya beres!

MAX
Bukannya lebih mudah kalau lu tadi ngebiarin gue mati sama Jack, baru lu tembak Jack?

BB
... ...Saatnya mati, Max.

MAX melawan dan kabur dengan menceburkan diri ke dalam sungai. BB dan SANG FIGURAN menembak ke dalam sungai dan mengenai KAKI KIRI MAX.

SUNGAI NEW YORK – MALAM (KILAS BALIK BERAKHIR)
MAX memanjat keluar dari sungai yang sangat dingin dalam kondisi menggigil. Ia lantas mengeluarkan serum dari saku dan meminumnya.

MAX PAYNE: Hit point +500, +kekebalan terhadap hipotermia, +penglihatan penuh ilusi efek Photoshop!

Ia berdiri dan melangkah. Luka tembak yang sempat pindah ke kaki kanan pun jadi tak berpengaruh karena langkahnya kembali biasa.

KANTOR AESIR – MALAM
PASUKAN JAHAT menghujani MAX dengan tembakan. MAX menekan F12, mengetikkan “god” dan menekan Enter.

Ia kemudian mulai membunuhi musuh dengan santai. Kadang tanpa perlu melihat. Atau bahkan menghindar. Hingga akhirnya mencapai helipad tempat BB berada.

BB menembakkan pistolnya berkali-kali pada MAX hingga habis. Tapi MAX tetap mendekat dengan tenang.  

BB
Euh... Parlay?

MAX
(menggeleng)

BB
Setidaknya tolong jangan bunuh aku dalam adegan lambat gak penting yang dipanjang-panjangkan.  

MAX
Terlambat.

MAX menembakkan pistolnya.

PENGELOLA BIOSKOP (VOICE OVER)
Pengumuman, pengumuman... sementara peluru Max Payne belum mencapai BB, penonton dipersilakan ke toilet dulu.

PENONTON bubar, ke toilet, beli pop corn. Beberapa sempat antre tiket untuk film lain, lalu kembali duduk.

.
.
.
...baru peluru pistol MAX akhirnya menghantam BB dan menewaskannya.

Penuh kepuasan karena berhasil membalas dendam, MAX yang penuh luka melihat ilusi istri dan anaknya.

ISTRI MAX
Belum saatnya kamu mati, Sayang. Sejelek-jeleknya film, tetaplah percaya diri dan berharap akan ada sekuel.   

TAMAT.

Layar makin redup. Daftar pemain film mulai bergeser ke atas dengan latar musik GOOD VIBRATIONS, menunjukkan MAX PAYNE diperankan oleh BUKAN MATT DAMON dan THE FUNKY BUNCH.

 
Sutradara: John Moore (Rilis tahun 2008).
Penulis: Beau Thorne dan Sam Lake.
Genre: Aksi, Adaptasi Game, Niat Bergaya Matrix Apa Daya Anggaran Hanya Setengahnya, Overdosis Tayangan Lambat
Fakta: Film ini berlatar New York City namun pengambilan adegan dilakukan di Toronto sehingga banyak sekali ciri-ciri lokasi yang tidak ada di NYC muncul dalam film, seperti kendaraan umum Toronto Transit Commission dan warung kopi Tim Horton’s.     

BACA PARODI FILM (VERSI LIMA MENIT) LAIN
Silakan klik: Daftar Film-film Versi Lima Menit

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah

    Bayangkan bila dunia ini tanpa gajah. Setelah menempuh penerbangan berjam-jam, sampailah tim Let Elephants Be Elephants [LEBE] di Bandar Udara Jomo Kenyatta, Nairobi, Kenya, Afrika. Adalah model dan pecinta lingkungan hidup Nadya Hutagalung yang jadi salah satu orang di balik kampanye penyelamatan gajah Afrika ini. Perempuan berusia 40 tahun ini pun banyak berkisah ketertarikannya untuk... The post Nadya Hutagalung dan Cintanya pada Gajah appeared first on Hang Out Jakarta - Berita Artis …

  • Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    Olivia Lubis Jensen Masih Suka Bulu Tangkis

    TRIBUNNEWS.COM - Baginya, bermain bulu tangkis itu mengasyikkan, karena ada adrenalin tersendiri saat ia bisa memukul koknya dan mendapat angka …