Inception (Versi 5 Menit)

KASTIL BERGAYA JEPANG - MALAM
COBB dan ARTHUR duduk di hadapan SAITO, seorang pengusaha keturunan Jepang, yang dikelilingi para penjaga bersenjata api.

COBB:
Ini hanya mimpi, Pak Saito.

SAITO:
Kalau mimpi, ditampar nggak sakit dong?

SAITO menampar ARTHUR dengan keras hingga lehernya terbanting ke samping.

COBB:
Euh, sebenarnya...

SAITO:
Atau dipukul.

Saat ARTHUR kembali melihat ke depan, mendadak tangan SAITO yang sudah dipasangi sarung tinju menghantam hingga ia terpelanting ke lantai.

Seorang penjaga memberikan tongkat bisbol kepada SAITO. ARTHUR yang sedang bangkit jadi panik.

ARTHUR:
COBB!

COBB:
...kita tetap akan merasakan sakit, Pak!

SAITO menghentikan ayunan tongkatnya tepat sebelum mengenai ARTHUR yang sudah memejamkan mata.

COBB:
Karena rasa sakit itu bersumber di otak, sedangkan otak kita justru sangat aktif saat bermimpi.

SAITO:
(melempar tongkat ke lantai)
Ngomong dong dari tadi.

COBB:
Kami bisa membantu agar mimpi Anda aman dari ancaman pencuri, Deddy Corbuzier, atau iklan sosis.

SAITO:
Bagaimana dengan rasa bersalah karena telah membuat istri bunuh diri?

COBB berdiri dan mulai mundur perlahan, membantu ARTHUR bangkit. Seorang perempuan mendekati mereka.

MAL:
Halo, Cobb? Saya bayangan rasa bersalahmu, yang membawa pistol. Tadi kamu bilang apa? Mimpi tetap sakit, ya?

ARTHUR:
Uh oh.

MAL menembak kaki ARTHUR.

APARTEMEN SAITO DI AMERIKA SELATAN - SIANG
SAITO terbangun dan menemukan dirinya sedang ditodong oleh COBB dan ARTHUR.

ARTHUR:
Oke, beritahu kami apa pun rahasiamu yang seharusnya kami dapatkan.

SAITO:
Gak usah cape-cape deh. Saya tahu ini pasti mimpi juga, supaya penonton dikenalkan konsep mimpi dalam mimpi dari awal.

COBB:
Sekalian saja kita tunjukkan bahwa untuk membangunkan seseorang dari mimpi ada dua cara: mati atau jatuh. Arthur?

ARTHUR:
Ya, ya. Baiklah. Akan saya demonstrasikan. Ini memang risiko bersama-sama Leonardo Dicaprio dalam film dan tampil lebih ganteng.

DUNIA NYATA - SIANG
ARTHUR yang tertidur di kursi dijatuhkan ke dalam bak air hingga terbangun.

COBB:
Ayo kabur!

SAITO:
Terlambat. Ini sebenarnya adalah jebakan. Saya ingin mempekerjakan kalian tapi harus tahu kemampuan kalian dulu.

COBB:
Mengerjakan apa?

SAITO:
Insepsi.

ARTHUR:
Tidak ada itu.

COBB:
Ada kok. Saya pernah melakukannya.

ARTHUR:
Bukan, maksudku Bahasa Indonesia tidak mengenal kata "insepsi". Cek saja Kamus Besar Bahasa Indonesia.

SAITO:
Pilih itu atau inception dengan cetak miring?

ARTHUR:

Iya deh.

SAITO:
Intinya, ubahlah pikiran satu orang ini agar ia membubarkan perusahaan warisan ayahnya yang menguasai setengah pasar energi dunia.

COBB:
Kenapa gak bikin dia ikut pemilihan presiden saja? Otomatis bangkrut.

SAITO:
Kalau terpilih, lalu bagaimana? Terlalu berisiko. Sebagai imbalannya, saya bisa menghapus catatan kejahatanmu, jadi kamu bisa kembali bertemu anak-anakmu, Cobb.

COBB:
Sebentar. Kami baru saja gagal menembus otak Anda, tapi Anda malah memercayai kami untuk melakukan hal yang jauh lebih sulit?

SAITO:
Ya. Donald Trump juga melakukannya di acara "The Apprentice".

COBB:
Sepakat kalau begitu.

MARKAS RAHASIA - SIANG
ARTHUR dan COBB melatih ARIADNE, anggota baru mereka yang akan menjadi arsitek mimpi.

ARTHUR:
Jadi kita akan menggunakan GADGET SUPERCANGGIH ini untuk menginvasi mimpi orang lain.

ARIADNE:
Paham kok. Gue udah baca komik Donal Bebek yang menjelaskannya sekitar 10 tahun lalu.

ARTHUR:
Ada satu lagi; kamu harus punya totem. Sesuatu yang mengingatkanmu bahwa kamu berada dalam mimpi.

ARIADNE:
Oke, gue bawa biji catur.

COBB:
Kalau aku sih pakai telepon seluler. Biar versi ini ada kemungkinan pakai product placement.

DALAM MIMPI COBB
ARIADNE belajar membangun kota dalam mimpi.

COBB:
Apa yang kamu lakukan!? Jangan mengambil dari dunia nyata! Bikin karya duniamu sendiri!

ARIADNE:
Nggak, kok!

COBB:
Kalau gitu kenapa di jembatan itu ada tulisan COURTESY OF YOUTUBE, hah!? Terus rumah itu, COURTESY OF GOOGLE IMAGES! Memangnya kamu stasiun televisi Indonesia?

ARIADNE:
(menunduk malu)
Maaf.

MAL:
(mendadak muncul)
Kalau maaf bisa menyelesaikan masalah, buat apa ada hantu rasa bersalah?

MAL menembak kepala ARIADNE.

MARKAS RAHASIA — SIANG
ARIADNE terbangun dengan syok.

ARIADNE:
Cobb, lu gila! Tugas ini terlalu berbahaya dengan otak lu yang gak beres! Gua nggak mau ikutan sampai 30 menit ke depan!

ARTHUR:
Sip. Mari kita isi waktu itu untuk memperkenalkan anggota tim lain dan diskusi rencana untuk Hari-H.

PESAWAT DARI SIDNEY KE L.A., HARI-H — SIANG
COBB dan kawan-kawan (termasuk SAITO) berhasil membius sasaran mereka, ROBERT FISCHER. Mereka pun ikut tidur dan masuk ke mimpi ROBERT.

MIMPI TINGKAT 1: KOTA ANTAH-BERANTAH

YUSUF:
Agar jelas, saya adalah ahli farmasi di sini. Kita semua sudah dibius agar tidur super lelap selama 10 jam.

ARTHUR:
Kita perlu masuk sampai mimpi tingkat tiga untuk memengaruhi Robert. Dan semakin dalam mimpi, semakin lambat waktu bergerak.

EAMES:
Jadi peranku adalah pura-pura memakai penyamaran sebagai pamannya Robert, lantas digantikan oleh aktor lain? Semoga aku gak dibayar berdasarkan menit.

COBB:
Kamu bakal sering muncul kok. Sepertinya otak Robert sudah memiliki sistem pertahanan terhadap penyusup. Jadi bakal banyak adegan aksi.

ARIADNE:
Sistem pertahanan? Apa kita dalam bahaya?

COBB:
Tenang. Sistem itu berbentuk orang-orang bersenapan mesin dalam jumlah banyak tapi rabun jauh.

Mereka menculik ROBERT dan langsung diserang PARA PENJAGA YANG RABUN JAUH. Saat kabur menggunakan van yang dikendarai Yusuf, SAITO terkena tembak hingga luka parah.

COBB:
Ups.

SAITO:
Ya sudah. Toh saya akan bangun kalau mati, kan?

YUSUF:
Eum... gak baca tulisan kecil di bagian "Syarat dan Ketentuan", ya? Kalau mati selagi dibius, dirimu bisa terdampar selamanya dalam pikiran.

COBB:
Bawa saja ke tingkat 2! Di situ pasti sembuh!

MIMPI TINGKAT 2: HOTEL
Mereka terbangun dalam sebuah hotel. Tubuh SAITO tidak tampak terluka sedikit pun. Namun mendadak ia memuntahkan darah.

COBB:
Ups. Gini deh, kita coba aja taktik yang dulu gagal. Kita hasut Robert agar bermusuhan dengan para penjaga.

ARTHUR:
Terserahlah. Yang penting cepat bereskan semua urusan di sini. Lalu masuk ke tingkat 3! Aku akan berjaga di sini dan menyetel musik sebagai penanda.

MIMPI TINGKAT 3: GUNUNG BERSALJU
Bersama-sama ROBERT yang berhasil mereka hasut, COBB dan kawan-kawan berusaha menerobos benteng penuh penjaga, yang untungnya makin rabun.

ADU SENJATA BERANGGARAN MAHAL berlangsung di MIMPI TINGKAT 3, 2, dan 1.

MIMPI TINGKAT 1: KOTA ANTAH-BERANTAH

YUSUF:
Adu senjata itu kalau saling menembaki. Ini aku hanya ditembaki loh.

ADU SENJATA BERANGGARAN MAHAL berlangsung di MIMPI TINGKAT 3 dan 2, sementara van Yusuf ditembaki di TINGKAT 1.

YUSUF (CONT'D):
Nah, gitu dong. Uh, oh. Kita terjebak di jembatan. Sori, teman-teman. Saatnya bangun!

YUSUF menabrakkan mobilnya ke pembatas jembatan dan mulai jatuh menuju laut.

MIMPI TINGKAT 2: HOTEL
Dampak dari tingkat 1 memengaruhi tingkat 2 sehingga tidak ada gravitasi. ARTHUR harus bertarung melawan PARA PENJAGA YANG RABUN JAUH sambil melayang dan berputar-putar.

Waktu: meningkat secara eksponensial. Anggaran adegan film: ikut naik secara eksponensial.

ARTHUR lantas memutar lagu penanda.

MIMPI TINGKAT 3: GUNUNG BERSALJU

ARIADNE:
Ada yang mau menjelaskan kenapa gravitasi di sini tidak ikutan jadi nol?

COBB:
Eum. Tatap mata saya... Saat kamu bangun nanti, kamu akan percaya bahwa dampak dari satu tingkat hanya memengaruhi tingkat di bawahnya.

ARIADNE:
...Baiklah.

MUSIK dari TINGKAT 2 membahana di gunung bersalju.

COBB:
Kembali tatap mata saya... Saat kamu bangun nanti, kamu akan percaya bahwa suara selantang ini di gunung bersalju gak akan menyebabkan longsor.

ARIADNE:
Untung musik yang kita pilih bukan dangdut. Nembak musuh sambil joget jempol itu sulit, Jenderal!

ROBERT:
Hei, kita sudah sampai di lemari besi tempat rahasia ayah saya!

Pintu besar lemari membuka perlahan. Di dalamnya hanya ada papan bertuliskan "YOU GOT PUNK'D!"

MAL muncul dan menembak ROBERT.

ARIADNE:
Gue sih udah gak kaget. Udah tiga kali kejadian sih. Elu gimana?

COBB:
Selama kesadaran ROBERT masih utuh, kita masih punya harapan!

MAL mengeluarkan peluncur rudal dan menembakkannya ke jasad ROBERT yang langsung meledak berkeping-keping.

ARIADNE:
(sinis)
Oke. Elu yang kumpulin serpihin tubuhnya, gue yang cari lem super.

SAITO:
Saya juga sudah gak kuat lagiieeeehh...

SAITO pun turut mengembuskan napas terakhir dan terdampar ke Limbo.
COBB:
Ya sudah, kita jemput mereka di tingkat lebih dalam!

MIMPI TINGKAT 4: DUNIA BUATAN COBB

ARIADNE:
Berhubung di sini kita punya banyak waktu, sekitar... oh, mungkin 60-an tahun, silakan aja loh kalau mau curhat tentang masa lalu.

COBB:
Aku menanam ide dalam bawah sadar Mal bahwa kita berada dalam mimpi, dan bisa kembali bersatu di dunia nyata dengan bunuh diri. Setelah di dunia nyata pun ide itu tetap muncul. Sehingga dia bunuh diri.

ARIADNE:
Dengan cara digilas kereta? Kalau elu bisa bikin bangunan sembarangan, kenapa gak bikin pistol atau bom aja sih?

COBB:
...

ARIADNE:
Sudahlah, lupakan aja.

MAL:
Halo! Makasih sudah mampir. Mau teh?

COBB:
Kami mau Robert!

MAL:
Kamu janji akan hidup denganku selamanya!

COBB:
Tidak bisa. Kita berpisah di sini. Ariadne! Bawa Robert kembali! Aku akan mencari Saito.

ARIADNE:
Oke.

COBB:
Ih, kok langsung setuju sih? Paling nggak coba tahan aku sekitar 30 detik, kek!

MAL menusuk COBB... sementara ARIADNE bersiap-siap memulai adegan bangun serentak.

MIMPI TINGKAT 3: GUNUNG BERSALJU
ARIADNE bangun.

ARIADNE:
(menyanyi)
Bangun tidur kuterus...

MIMPI TINGKAT 2: HOTEL
ARIADNE dan EAMUS mengusap iler.

ARIADNE (CONT'D):
...bangun.

MIMPI TINGKAT 1: KOTA ANTAH-BERANTAH
ARIADNE, EAMES, dan ARTHUR terbangun dalam van yang sedang kemasukan air. Sementara itu...

LIMBO: KASTIL BERGAYA JEPANG
COBB yang terdampar di pantai dibawa ke hadapan SAITO yang tampak didandani jadi tua.

PENJAGA:
Dia hanya bawa pistol dan ponsel yang entah bagaimana, masih hidup.

COBB:
(menghadap kamera sambil memegang ponsel yang menyala)
Karena ini tahan air. Hebat, ya? Dan ini tidak tampak seperti promosi sama sekali. Tinggal menghubungi seseorang, merek Anda bisa tampil di sini.

SAITO:
Kamu mengingatkan saya pada sesuatu.

SAITO mengambil ponsel COBB dan melihat isinya hingga membelalak.

SAITO (CONT'D):
Tidak mungkin. Kita pasti berada dalam mimpi.

COBB:
Dari mana kamu tahu?

SAITO yang tampak renta menunjukkan berita terkini di ponsel, yang memuat foto Kak Seto dan Bob Tutupoly.

SAITO:
Wajah mereka tetap sama setelah berpuluh-puluh tahun!

COBB ikut terhenyak. Lantas memberikan pistol kepada SAITO.

LAYAR menggelap seiring suara tembakan.

PESAWAT DARI SIDNEY KE L.A., HARI-H — SIANG
SEMUA orang terbangun. Termasuk SAITO dan COBB.

ROBERT:
Hmm, tidur lelap yang menyenangkan. Aku jadi segar, sedikit lapar, dan ingin membubarkan perusahaan.

SAITO menelepon dan menggangguk pada COBB.

CATATAN KEJAHATAN COBB: terhapuskan!

RUMAH COBB - SIANG
COBB menaruh ponselnya di atas meja dan berjalan ke arah taman. Kedua anaknya tampak berlompatan sambil memanggil, "Ayah!"

Ponselnya bergetar hingga meja terdengar berderak. COBB berhenti, menoleh, lantas tersenyum. Ia kembali berjalan ke arah taman. Karena kedua anaknyalah yang paling penting baginya sekarang.
...
...
...
TV di latar belakang menayangkan acara gosip selebritas, menunjukkan Kak Seto dan Bob Tutupoly yang berangkulan. Mereka tampak berteriak kegirangan saat kedatangan tamu tak terduga: Titiek Puspa.

TAMAT.
Sutradara: Christopher Nolan. (Rilis tahun 2010)
Penulis: Christopher Nolan
Genre: Aksi, Fiksi ilmiah, dan Bahan Acuan untuk Pelatihan Neuro-Linguistic Programming.
Fakta: Nama panjang istri Cobb adalah Malorie,  dari istilah Perancis "malheur" yang berarti "kesialan". Harusnya begitu mereka balik ke dunia nyata, segera bikin bubur merah-putih.

BACA PARODI (VERSI LIMA MENIT) LAIN
Silakan klik: Daftar Parodi Versi Lima Menit

Berita Terkini

  • Heboh Dinda, Perempuan yang Tak Berikan Duduk Ibu Hamil di Kereta Commuter Line, Foto-foto Parodinya Bermunculan

    Heboh Dinda, Perempuan yang Tak Berikan Duduk Ibu Hamil di Kereta Commuter Line, Foto-foto Parodinya Bermunculan

    Heboh Dinda, Perempuan yang Tak Berikan Duduk Ibu Hamil di Kereta Commuter Line, Foto-foto Parodinya Bermunculan

    (Tabloidbintang.com) - YANG asyik bersosial media seharian kemarin mungkin sudah mendengar keluh kesah seorang wanita bernama Dinda. …

  • Alexa Band Bantah Bubar

    Alexa Band Bantah Bubar

    Alexa Band Bantah Bubar

    Jakarta, C&R Digital - Lama tak menghiasi panggung musik Tanah Air, membuat band yang beranggotakan Aqi (vokal), Satrio (gitar) dan Fajar (drum), diterpa isu bubar. Namun kabar tersebut dibantah Satrio."Banyak yang bilang Alexa bubar, padahal kita masih ada. Kita lagi nyiapin album baru dan single. Malah menjadi masa hibernisasi. Mood kita rombak lagi," kata Satrio saat ditemui FX, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (17/4).Satrio menambahkan setelah keluarnya Rizki (gitari) dan J Mono (bas). Jenis …

  • Jaga Kesehatan, Luna Maya Lakukan Hal Ini

    Jaga Kesehatan, Luna Maya Lakukan Hal Ini

    Jaga Kesehatan, Luna Maya Lakukan Hal Ini

    Jakarta, C&R Digital - Menjaga kesehatan dirasa sangat perlu dilakukan setiap orang. Terlebih bagi seorang yang punya kesibukan lebih seperti Luna Maya. Bagi wanita berdarah Bali ini, menjaga kesehatan bisa dimulai dari memilah-milah makanan yang hendak masuk ke dalam tubuh."Pertama dari makanan. Karena sumber penyakit itu dari makanan dan pikiran. Hidup itu harus balance antara fisik dan pikrian," ungkap Luna saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (17/4). ... …