Sara Wijayanto: Kalau Ada Uang, Semua Jadi Mudah

Sara Wijayanto (Foto: Jonathan Rian/Yahoo!)Ketika pertama kali orang mendengar nama Sara Wijayanto, pasti yang diingat tidak akan jauh-jauh dari pose seksinya di majalah pria dewasa. Tapi seperti kata pepatah, “Jangan menilai buku dari sampulnya saja”.

Sara Wijayanto kini disibukkan dengan karier di dunia tarik suara. Berbekal pengalamannya menjadi penyanyi latar untuk grup band Slank dalam lagu “Kamu Harus Pulang”, kini Sara meyakinkan diri untuk ikut bertarung dalam persaingan industri musik Tanah Air.

Di tengah kesibukannya promosi single “Never Gonna Stop”, wanita 32 tahun ini datang ke kantor Yahoo! Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta pada Senin (5/3) siang.
 
Hai Sara, cerita dong tentang musik kamu!

Saat aku bikin lagu, kebanyakan tentang curahan hati sih. Jadi awalnya aku suka menulis, biasalah tentang cinta. Tentang lagu “Never Gonna Stop” ini, ceritanya waktu itu aku lagi naksir sama teman. Kalau lagi galau kan memang lebih produktif ya. Hahaha. Kebanyakan lagu aku tentang cinta, dengan jenis lagu pop rock lah ya. Tapi ada yang versi akustik yang sama Mike’s. Aslinya sih pop R&B.

Kenapa tidak dari dulu saja berkecimpung di industri musik?
Jadi dulu itu aku punya band. Tapi aku masih main-main. Aku tidak pernah berpikiran untuk benar-benar terjun ke dunia musik. Kebanyakan main. Aku dulu bandel. Hahaha. Sampai sekarang, melihat kamera saja aku deg-degan. Seperti mau pingsan. Lutut lemas banget.

Masa sih?
Iya benar! Apalagi kalau langsung. Tapi setahun ini lumayanlah kalau untuk di depan kamera sih.

Kamu bisa meramal ya?
Bisa. Lupa bawa kartu nih. Aku juga bisa meramal lewat Blackberry juga lho. Sampai jam 01.30 dini hari masih ada yang suka bertanya, tapi hanya untuk teman-teman aku saja.

Memang dari dulu bisa meramal?
Baru-baru saja. Kalau dulu aku bisa melihat hal-hal gaib. Mimpi, kemudian mencoba, baru bisa.

Kamu belajar kartu tarot?
Sebenarnya semua orang bisa belajar tarot. Kan ada bukunya. Tapi ketika aku baca kartu tarot, antara arti yang di buku dan yang keluar dari mulut aku, berbeda. Kenapa aku menggunakan media kartu? Biar nanti aku tidak dibilang sok tahu. Jadi kan bisa bilang, “Kata kartunya, kamu …”.

Suka zombie ya?
Kok tahu sih? Aku suka banget. Gara-gara main Resident Evil. Aku senang banget saat aku menembak zombie-zombie itu. Agak aneh sih.

Masih berkomunikasi dengan Slank?
Sudah lama banget enggak. Waktu pertama kali aku diajak jadi penyanyi latar mereka karena dulu aku suka nongkrong di Potlot, markas mereka. Terus suka bernyanyi bareng. Saat itu aku masih kecil banget, sekitar 16 tahun. Slank kan rekamannya juga di Potlot itu ya, dan ruangan pun terbatas. Jadi ada kamar mandi, ditempel semacam busa gitu, aku ingat banget waktu itu rekaman sama Kaka, “Kamu Harus Pulang”. Mereka tur 4 kota, aku ikut. Senang sekali! Tapi ya itu hanya main-main saja, tidak pernah serius bernyanyi.

Lalu kenapa sekarang serius ke dunia musik?
Jadi saat itu almarhum Andrey bertanya, “Sar, kenapa sih kamu enggak mau diseriusin?” Aku berpikir, iya juga sih. Dia bilang, “Coba deh kamu belajar menulis.” Lalu aku coba deh menulis. Tapi masih malu karena ini kan curahan hati aku, kok mau dibagi sama orang lain. Tapi ya sudahlah enggak apa-apa. Terus kita masuk studio, kemudian Andrey dan Mori meninggal, sempat terhenti juga. Nah saat aku bernyanyi di hadapan publik banyak yang senang, aku semangat dan mau serius di sini. Tapi karena tidak sama label musik, jadi ya agak lama aku harus menabung. Tapi senang sih.

Kamu punya berapa tato?
Aku punya sebelas tato. Semuanya itu aku buat dalam jangka waktu setahun. Tato-tato ini religius sebenarnya.

Masih suka main sepeda?
Sudah jarang. Teman-teman aku yang biasanya bareng-bareng main sepeda, sudah lama enggak. Bingung jadi mau main sepeda sama siapa. Terakhir kali aku main sepeda ke Sudirman saat car free day hari Minggu. Yang paling enak sih jalan malam ya. Paling jauh ke Kota Tua. Mereka yang musiman ternyata. Aku sih enggak.

Apa kutipan kesukaan kamu?
“Love One Another”.

Ada rencana apa dalam karier bermusik kamu?
Aku ingin kolaborasi dengan banyak band, seperti Once. Aku penggemar berat Once. Dan entah kenapa aku tertarik dengan D’Masiv. Aku menyaksikan mereka tampil, suaranya bagus. Jadi aku ingin mengeluarkan single-single yang berkolaborasi dengan musisi-musisi. Tidak muluk-muluk untuk buat album sih. Aku pergunakan kebebasan tanpa label musik ini.

Sekarang kan semua orang nyanyi. Aku sih tidak takut. Bismilah saja. Mereka uangnya gila-gilaan, mungkin karena ada sponsor. Yang enggak bisa nyanyi jadi bisa nyanyi. Kan kalau ada uang, semua jadi mudah. Tapi itu semua tidak akan buat aku berhenti.


Penasaran seperti apa suara Sara Wijayanto? Simak video Sara bernyanyi akustik "Never Gonna Stop" di kantor Yahoo! Indonesia berikut ini:





LIHAT JUGA:


GALERI FOTO: Sara Wijayanto bermain foosball di kantor Yahoo! Indonesia
Lagu lama Slank bertema kenaikan bensin
Imela Kei tetap tampil saat taifun
Imela Kei siap bersolo karier
VIDEO: Imela Kei featuring Mike's - Selama Ada Cinta

Berita Pilihan

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Jika Anda membuat sebuah akun Standard/Managed pada Mac, checkbox Parental Controls memungkinkan Anda untuk memberi kontrol agar pengguna yang lebih muda dan masih berada di bawah bimbingan memiliki batasan penggunaan. Ini merupakan sebuah fitur yang membantu Anda dalam membuat akun bagi pelajar, anak kecil, atau orang dewasa yang keranjingannya terhadap Mac sulit dihentikan. (Checkbox ini sebenarnya juga tersedia untuk akun Admin, namun jika Anda mengaktifkannnya maka akan keluar pesan …

  • Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    TRIBUNNEWS.COM - Marsha Timothy senang karena suaminya saat tidak ada kerjaan serba bisa mengurus anak. …