Mengenal Bona dan Janice, Kontestan Asia's Next Top Model dari Indonesia

Di Asia’s Next Top Model tahun lalu, wakil Indonesia Filantropi Witoko gagal menembus final. Tahun ini Indonesia mengirim tak hanya satu tapi dua model untuk bersaing dengan 14 peserta lainnya dari 12 negara di Asia’s Next Top Model musim kedua. Siapa saja mereka?

Bona Kometa (27 tahun)


Bona adalah kontestan paling tua di Asia’s Next Top Model musim kedua, yang berarti ia jauh lebih berpengalaman di dunia modelling dibanding peserta lainnya. Namun sayangnya, ini juga adalah kesempatan terakhirnya untuk memulai karier sebagai model internasional, karena saingannya di luar sana masih berumur belasan tahun.

Wanita dengan tinggi 179 cm dan berat 53 kg ini memiliki satu orang putra berusia tiga tahun, oleh karena itu sifatnya pun keibuan, dan ia dianggap sebagai salah satu peserta yang paling sabar menghadapi tingkah dan drama kontestan lain semasa karantina.

Selama menjalani proses karantina ini, keluarga dan anaknya adalah hal yang membuat ia selalu rindu rumah. Ia juga merasa kesulitan untuk mendapatkan ruang personal untuk menyendiri, karena rumah tempat para kontestan tinggal diisi beramai-ramai oleh 16 orang. Ia juga mengaku bahwa jadwal kompetisi yang sangat ketat bisa membuatnya stress.

Namun gadis yang fobia kecoak, ketinggian, dan takut pada segala jenis hewan ini mendapat penilaiannya yang cukup positif dari para juri.

“Ia sangat profesional, strategis, dan terorganisir. Ia tak punya masalah emosional sehingga dapat tetap bersikap diplomatis saat berinteraksi dengan peserta lain,” begitu hasil evaluasinya.

Saking profesionalnya, selama masa karantina, finalis Wajah Femina 2006 dan finalis Putri Indonesia 2007 ini hanya fokus pada kompetisi dan sama sekali tak tertarik untuk menjalin hubungan dengan peserta lain, sehingga wajar bila model-model lain menganggapnya sedikit judes.

Para juri menganggap wajah Bona sangat elegan dan feminin. Mari kita lihat sejauh apa Bona melangkah di Asia’s Next Top Model musim kedua ini.


Janice Hermijanto (21 tahun)

Berbeda dengan Bona yang tak mau terlibat secara personal dengan kontestan lain, Janice justru tak keberatan jika harus berkonfrontasi dengan peserta lain. Bahkan ia mengaku tak segan menciptakan “drama” di rumah karantina, ataupun dicap sebagai karakter antagonis di antara peserta lainnya.

Namun bukan berarti Janice dibenci rekan-rekannya di Asia’s Next Top Model. Gadis dengan tinggi 173 cm dan berat 55,7 kg ini memiliki selera humor yang luar biasa, dan kerap kali jadi sumber tawa bagi seisi rumah.

Para juri menganggap finalis Miss Indonesia 2013 asal Yogya ini sebagai bunglon yang memiliki beberapa kepribadian. Ia bisa tegas dan keras, namun ia juga jujur dan mudah memaafkan. Janice tak bisa diam bila melihat ada masalah di sekitarnya. Ia harus turun tangan dan berusaha memperbaiki.

Motivasinya mengikuti kontes ini selain untuk meluncurkan karier modellingnya ke dunia internasional adalah untuk menghasilkan uang. Ia mengaku berpengalaman di depan kamera namun para juri masih belum yakin dengan kemampuannya, dan menganggap karakter wajahnya terlalu “kuat” dan harus dibuat lebih lembut.

Selama masa karantina, gadis yang mengaku religius ini jarang merasa stress. Begitu kecemasan melanda, ia langsung beralih pada meditasi, doa, atau jogging.

***

BACA JUGA:
Para juri Asia’s Next Top Model musim kedua
Galeri foto juri utama Asia’s Next Top Model, Nadya Hutagalung
Mengenal Filantropi Witoko, kontestan Indonesia di tahun lalu
Hikmah Filantropi tak menang Asia’s Next Top Model

Lihat juga: Para kontestan Asia’s Next Top Model musim kedua

16 kontestan dari 12 negara bersaing memperebutkan gelar Asia's Next Top Model tahun 2014. Yang mana favorit Anda?
1 / 17
Yahoo Indonesia | Foto oleh StarWorld
Jum, 3 Jan 2014 16:00 WIB


 

 

 

Berita Terkini

  • Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Pedofil internasional pernah mengajar di JIS

    Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan publik karena kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan petugas kebersihan di sekolah itu. Namun, sebelum kasus ini mencuat, seorang pedofilia internasional pernah mengajar di JIS. …

  • Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Cara Atur Waktu Pemakaian Mac dengan Parental Control

    Jika Anda membuat sebuah akun Standard/Managed pada Mac, checkbox Parental Controls memungkinkan Anda untuk memberi kontrol agar pengguna yang lebih muda dan masih berada di bawah bimbingan memiliki batasan penggunaan. Ini merupakan sebuah fitur yang membantu Anda dalam membuat akun bagi pelajar, anak kecil, atau orang dewasa yang keranjingannya terhadap Mac sulit dihentikan. (Checkbox ini sebenarnya juga tersedia untuk akun Admin, namun jika Anda mengaktifkannnya maka akan keluar pesan …

  • Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    Kata Marsha Timothy Suaminya Serba Bisa, Hanya Satu Ini yang Tak Bisa Dilakukan

    TRIBUNNEWS.COM - Marsha Timothy senang karena suaminya saat tidak ada kerjaan serba bisa mengurus anak. …