Ernest Prakasa: "Gua Komedian Cina yang Berani Speak Up"

Di balik booming-nya stand up comedy di Indonesia, ada sejumlah anak muda yang bertanggung jawab. Salah satunya Ernest Prakasa. Pria kelahiran 29 Januari 1982 ini begitu seriusnya dengan misi memajukan stand up comedy di negeri ini, sampai-sampai ia rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk fokus di dunia komedi.

Bukan hanya bergerak di belakang layar membangun komunitas stand up comedian dan merancang program-program komedi baik off air dan di televisi, Ernest juga rutin tampil di berbagai show. Materi komedi andalannya adalah tentang suka duka jadi "orang Cina", pengalaman yang tak asing baginya sebagai seorang WNI keturunan Cina.

"Yang komplain pasti ada, tapi you can never please everyone. Gua juga walaupun ngasih materi Cina, gua nggak pernah nyerang, dan gua tidak menstereotipe-kan. Gua Cina dan gua bercerita tentang penderitaan gua sebagai Cina. Gua jadi orang Cina yang berani speak up," ujar Ernest saat berbincang dengan Yahoo! Indonesia beberapa waktu lalu.

Seoptimis apa sih ayah satu anak ini pada masa depan stand up comedy hingga ia berani mempertaruhkan masa depannya di sini? Simak obrolan selengkapnya di bawah ini.


Stand up comedy di Indonesia booming dalam waktu singkat. Hanya butuh sekian bulan dari awal "dihidupkan" sampai merajalela di tivi-tivi. Nggak takut penonton jadi bosan?
Stand up comedy ini kesannya "membombardir" mungkin karena kita ada di kalangan urban, di kota besar. Padahal sebenarnya ini masih niche banget. Masyarakat luas banyak yang belum tahu. Karena kita melek internet aja jadi kita tahu tentang pergerakan stand up comedy, kalau yang nonton tivi dan biasa nonton sinetron doang sih banyak yang belum tahu. Sekarang stand up comedy rame di televisi, kemungkinan lama kelamaan akan reda. Tapi kalau hilang sama sekali sih nggak. Nanti mungkin orang akan bosan dan dia akan hilang di mainstream media, tapi secara real dan secara komunitas off air pasti masih jalan.

Apakah antusiasme stand up comedy di daerah luar Jabotabek dan Bandung juga besar?
Banget! Di daerah tuh kita optimis karena antusiasme mereka luar biasa. Lhokseumawe, Palembang, Lampung, Makassar, Mojokerto, mereka punya komunitas sendiri. Bukan kita yang bikin, memang mereka bikin sndiri. Mereka cuma "nyolek" di Twitter minta dukungan kita. Misalnya butuh bintang tamu buat event stand up comedy di kota mereka tapi cuma bisa bayarin pesawat. Itu kita support.

Adakah yang memanfaatkan atau mendompleng nama besar Stand Up Comedy Indonesia?
Wah, banyak! Kebanyakan sih mendompleng di Twitter. Banyak akun yang bilangnya komunitas stand up comedy dari daerah mana, minta dukungan sampai punya followers banyak, terus akunnya dijual. Banyak yang aneh-aneh, deh. Tapi dari situ kita jadi lebih kreatif, kalau ada akun baru, ajak kenalan adminnya secara personal untuk memastikan.

Ada berapa orang admin akun Twitter @StandUpIndo?
Adminnya banyak, ada tiga orang yang digilir untuk piket jagain akun.

Aktivitas Stand Up Comedy Indonesia ini kan fokusnya di Twitter. Sepenting apa sih memanfaatkan Twitter untuk kemajuan stand up comedy?
Wah, penting banget! Parah pentingnya. Nggak cuma buat stand up comedy, tapi buat semua orang yang bergerak di dunia entertainment.

Tapi Twitter bisa jadi senjata makan tuan kalau nggak hati-hati, seperti "kasus" pura-pura diculik kemarin? (Ernest sempat disewa agensi untuk kampanye iklan sebuah produk mobil. Ia menulis di Twitter seakan-akan baru diculik, dan publik marah saat tahu itu hanya pura-pura)
Twitter itu, lo mau seancur apapun di Twitter, akan ada yang lebih heboh lagi and people will forget about it. The right thing to do is diam aja, nggak usah ditanggapin kalau ada yang komen-komen jahat. Waktu itu juga banyak orang yang nge-twit ke gue semoga anak dan istri gue diculik beneran. Gue mau bales tapi kalau ditanggepin pasti urusannya jadi panjang, dan ngabisin energi juga. Jadi ya udah, diem aja. Lama-lama orang lupa sendiri, kan? Di Twitter tuh tenang aja lah, there will be another Marissa Haque, there will be another person yang bikin heboh, tapi habis itu ya udah.

Materi stand up comedy kan biasanya sedikit nyerempet yang jorok-jorok, menyangkut SARA, atau bahkan menyinggung isu politik yang sensitif. Gimana mengakalinya saat tampil di televisi?
Sebetulnya nggak juga, ya. Tergantung comics-nya (komedian). Pandji mungkin banyak materi politik, tapi Raditya Dika materinya tv-friendly, kok. Kita juga lagi ada rencana untuk bikin acara semacam Indonesia Idol, tapi komedi. Bentuknya nggak harus stand up, jadi komedi apa pun bisa, as long as you're alone dan bukan grup lawak.

Dulu kabarnya Ernest memang sudah suka bikin rekaman stand up comedy sendiri, ya?
Hahaha... Dulu banget sekitar tahun 2001 gua pernah coba bikin video, gua rekam stand up comedy  alakadarnya. Tapi susah, ya, karena nggak ada penontonnya. Jadi nggak ada feedback dari penonton. Waktu itu ngerekamnya sendirian pakai webcam di laptop, berasa orang bego.

Pernah merasa aneh atau malu nggak, saat nonton video kamu saat lagi show?
Semua pasti risih liat videonya sendiri. Itu natural banget, pasti ngerasanya, "Aaah, gua jelek banget!". Tapi untuk bisa maju ya memang harus evaluasi, harus dipelajari. Hanya lewat audio juga bisa sih, idealnya setiap tampil bawa iPod, dikantongin untuk ngerekam suara lo selama show. Tapi kalau cuma suara, aspek evaluasinya jadi nggak lengkap. Yang perlu dievaluasi kan vocal tone sama gesture. Gesture ini nggak bisa tertangkap kalau nggak pakai video.

Seberapa sering sih kamu mengulang suatu materi?
Secara pakem, stand up comedy yang ideal itu adalah gimana caranya materi dibawain ulang tapi tetap lucu. Kalau keseringan di panggung biasanya comic-nya yang bosan, dan jadinya nggak lucu. Kita perlu merotasi materi supaya kita nggak bosan. Mungkin audience nggak akan bosan, tapi kitanya yg bosen.

Ada comic yang suka bawa teman 5-6 orang untuk "mancing" ketawa. Itu efektif nggak, sih?
Kalau acara kecil sih ngebantu aja, tapi kalau acaranya di teater ya nggak akan ngaruh. Sebenarnya ketawa itu menular kok, makanya sebaiknya show stand up comedy itu dilakukan di ruangan tertutup, jadi suara ketawanya bisa terdengar ke seluruh penjuru ruangan.

Ada acara di salah satu tv yang menampilkan beberapa stand up comedian, tapi acara lawakannya slapstick banget. Kamu bermasalah dengan itu, nggak?
Gua sih nggak ada masalah. Itu kan stand up comedian yang disewa sebagai talent di acara yang konsepnya bukan stand up komedi. Kita kan tidak membatasi, mau main film kek, mau ngapain kek, bebas. Kita memang pingin memperkenalkan ke masyarakat bahwa komedi itu nggak cuma yang toyor-toyoran aja, tapi secara official kita justru nggak mau ngasih label stand up comedy dengan "komedi cerdas". Kita sama sekali nggak mau kayak gitu. Itu justru orang-orang aja yang nge-judge. Kita sih ngapain ngomong kayak gitu? Toh kalau kita dicemplungin ke OVJ belum tentu kita bisa lucu. Kita nggak mau lah terjebak dalam dikotomi kayak gitu.

Komedian Indonesia favorit kamu?
Komeng! Gila, Komeng tuh lidahnya akrobatik. Mikirnya cepet banget!

Dulu kamu kerja kantoran di industri musik, dan akhirnya mengundurkan diri untuk fokus di stand up comedy. Sebetulnya kamu ingin dikenal sebagai apa sih?
Somebody who made a difference. Kalau nggak bikin perubahan, apa gunanya ada lo di dunia ini? Dunia masih akan sama tanpa lo. Waktu itu gua baca buku self help yang bilang kita harus fokus di achievement, bukan cuma achievement karier tapi yang sifatnya pribadi. What have you done for others? Achievement lo apa? Oke, gua dulu berhasil bikin Saykoji ngetop lewat lagu "Online", but what does it meant for others? Lo udah menghasilkan banyak keuntungan buat perusahaan lo, oke. Tapi buat masyarakat, apa? Itu sih yang menorehkan luka banget di batin gua. Akhirnya gua lihat ada kesempatan bersama teman-teman yang lain untuk menumbuhkembangkan stand up comedy di Indonesia dari nol. Gua pikir inilah kesempatan gua untuk make a difference.

Terpopuler

  • Game of Thrones Season 4 dan Kisah Antar-Klan

    Game of Thrones Season 4 dan Kisah Antar-Klan

    Game of Thrones Season 4 dan Kisah Antar-Klan

    Game of Thrones [GoT] musim keempat kembali hadir Game of Thrones [GoT] musim keempat kembali hadir secara eksklusif di HBO atau HBO HD setiap Minggu, mulai 13 April 2014 pukul 21.00 wib. Kali ini GoT kembali dengan 10 episode yang akan memberikan perjalanan baru bagi penggemarnya di Asia, khususnya Indonesia. Serial peraih Emmy dan Golden Globe... The post Game of Thrones Season 4 dan Kisah Antar-Klan appeared first on Hang Out Jakarta - Berita Artis Indonesia Terkini. …

  • Membongkar Rahasia The Overtunes

    Membongkar Rahasia The Overtunes

    Membongkar Rahasia The Overtunes

    Siapa personel The Overtunes yang banyak fans ceweknya? Muda, tampan, berbakat, dan digandrungi fans, terutama groupies cewek, merupakan paket lengkap yang dimiliki band bersaudara, The Overtunes. Sejak Mikha Angelo menjadi kontestan ajang pencarian bakat, X Factor Indonesia tahun 2013, seketika nama kedua saudaranya, Mada Emmanuelle Brahmantyo dan Ruben Nathaniel turut menjadi populer. Tak hanya ‘menjual’... The post Membongkar Rahasia The Overtunes appeared first on Hang Out Jakarta - Berita …

  • Ogah Dipenjara, Farhat Minta Maaf ke Dhani di Hadapan Media

    Ogah Dipenjara, Farhat Minta Maaf ke Dhani di Hadapan Media

    Ogah Dipenjara, Farhat Minta Maaf ke Dhani di Hadapan Media

    KAPANLAGI.COM - Farhat Abbas mencoba menunjukkan itikad baik dengan meminta maaf kepada Ahmad Dhani di hadapan media. …